Saya Menggunakan OpenBSD

19 Mei

Cerita-ku tentang OpenBSD

Pada saat ini banyak firewall/router yang berbasis GUI, yang terkenal dengan kemudahan dalam melakukan setup. Akan tetapi kenapa saya malah memilih untuk menggunakan OpenBSD, padahal OpenBSD tidak mengenal GUI dalam melakukan Setup-nya.

Memang OpenBSD menggunakan Core atau bahasa awamnya adalah menggunakan command line. Akan tetapi jangan menggira kalo kita mensetting sebuah firewall akan memerlukan waktu yang lama. Anggapan itu akan sangat salah, karena untuk mensetting sebuah firewall pada sebuah Small Business hanya memerlukan waktu kira2 20-35 menit saja, dan firewall OpenBSD sudah dapat dijadikan sebagai mesin produksi.
Dan saya menggunakan Openbsd sejak tahun 2003 sampai sekarang. Terimakasih Openbsd.

Kemudahan dan kesederhanan perintah itu salah satu yang menarik bagi saya dalam menggunakan OpenBSD selain kelebihan-kelebihan Utama seperti yang tertera dalam di halaman resmi OpenBSD.

Kemudahan perintah untuk menjalankan OpenBSD itu sudah terlihat ketika kita melakukan install untuk pertama kali nya. Bahkan untuk seorang awam saja akan sangat mudah, hanya tinggal mengikuti petunjuk yang tertera di layar monitor sudah dipastikan OpenBSD bisa terinstall.

Memang kelihatan aneh, begitulah kira-kira yang terucap dibibir teman-teman saya, ketika mereka melihat saya menggunakan OpenBSD. mereka bilang, ada produk firewall yang mudah kenapa harus memilih OpenBSD dan sulit seperti itu ?!. Saya hanya tersenyum saja mendengarnya. Memang OpenBSD kurang familiar ditempat saya, bahkan kebanyakan orang-orang di tempat saya hanya mengenal sebuah branded yang lagi bomming, meski mereka diharuskan membayar dengan harga tertentu untuk mendapat produk tersebut. Memang brand yang sedang bomming tersebut sangat mudah di operasikan, karena berbasis GUI dan hanya tinggal klik sana-sini sudah berjalan. Namun bagi saya bukan itu alasannya. saya kurang menyukai produk tersebut karena tidak ada kebebasan dalam menggunakannya, artinya tidak ada kebebasan untuk mengembangkannya dengan hardware lain, sebab untuk menginstall ke hardware lain harus membayar untuk lisensinya, selain alasan basic system operasinya tentu yang saya kurang menyukainya. (tanpa harus menyebutkan OS nya).

Didalam OpenBSD saya bebas untuk menginstall di berbagai Hardware yang support dengan OpenBSD. Dalam banyak hal OpenBSD sangat support terhadap PC lama, tapi saya sendiri tidak pernah menggunakan PC dengan Hardware kategori lama. Saya selalu menggunakan PC dengan hardware yang terbaru, atau paling tidak saya menggunakan Dual core dengan RAM minimal 2 Gb.

Isue-isue masalah keamanan jaringan yang diterapkan di OpenBSD juga menjadi salah satu kelebihan, karena dengan perkembangan teknologi tentu saja akan berdampat terhadap tuntutan terhadap keamanan sebuah jaringan, dan hal tersebut terakomodir oleh OpenBSD. Dengan kata lain OpenBSD menempatkan keamanan system pada priotias utama. Keamanan system juga mencakup secara keseluruhan.

( cerita ini bukan review akan tetapi sebuah pengalam pribadi, dan akan berlanjut )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: